Sabtu, 27 Mei 2017

Huawei

Smartphone selfie masih menjadi ponsel yang cukup berhasil menarik minat beli konsumen, sehingga beberapa vendor menghadirkan secara khusus smartphone selfienya.

Terbaru adalah Huawei, dikabarkan brand asal Tiongkok ini akan memperkenalkan Nova 2 dan Nova 2 Plus. Generasi kedua dari model Nova hadir dengan gaya khas seri P Huawei tapi dilengkapi kamera depan berkemampuan mumpuni.

Seperti diberitakan Android Authority Smartphone digadang-gadang memiliki desain khas seri P Huawei karena mengusung lensa ganda pada kamera utamanya, dengan resolusi 12MP dan 8MP. Kamera depan smartphone ini memiliki sensor 20MP.

Nova 2 dan Nova 2 Plus memiliki desain unibodi berbahan metal dengan perbedaan pada ukuran layar. Sesuai namanya, Nova 2 memiliki layar berukuran 5 inci, sedangkan Nova 2 Plus mempunyai bentang layar 5,5 inci.

Keduanya dipersenjatai dengan chipset Kirin 659, menggantikan Snapdragon 625 yang ada di Nova generasi pertama. Adapun baterai yang disematkan adalah 2.950mAh untuk Nova 2 dan 3.340mAh untuk Nova 2 Plus.

Huawei juga sudah menyematkan chip Hi-Fi AK4376A untuk menghasilkan keluaran audio berkualitas tinggi. Menjalankan EMUI 5.1, baik Nova 2 dan Nova 2 Plus memiliki USB Type-C dan jack audio 3,5mm.

Untuk harga, Huawei Nova 2 dibanderol dengan harga 2.499 yuan atau sekitar Rp 4,8 juta untuk model RAM 4GB dan memori internal 64GB. Sementara Huawei Nova 2 Plus yang memiliki RAM 4GB dan memori internal 128GB dihargai 2.899 yuan atau sekitar Rp 5,6 juta.

Belum dapat dipastikan apakah smartphone ini akan menyambangi pasar di luar Tiongkok, namun pelanggan di Tiongkok dilaporkan dapat membeli kedua produk tersebut pada 16 Juni mendatang.

Kamis, 25 Mei 2017

Smartfren

Menjelang bulan Ramadhan, operator Smartfren menguji jaringannya di sepanjang jalur padat pemudik guna memastikan kelancaran komunikasi bagi para pelanggannya. Pengujian jaringan ini sendiri telah dilakukan oleh pihak Smartfren, meliputi jalur kereta api dan jalur darat di Pulau Jawa seperti tol cipali.

Rute tersebut dipilih karena banyak digunakan pelanggan dan masyarakat ketika mudik ke kampung halamannya.

“Pengujian ini kami lakukan untuk menunjukkan kepada masyarakat bahwa Smartfren siap mendukung kelancaran berkomunikasi selama Ramadhan,” kata Derrick Surya, Head of Brand & Marketing Communications PT Smartfren Telecom, saat melakukan media update jelang RAFI (Ramadhan dan Idul Fitri) di Jogjakarta, Selasa (23/5/2017).

Smartfren memprediksi akan terjadi lonjakan trafik komunikasi pada layanan data di daerah jalur mudik dan tujuan wisata jika dibandingkan dengan trafik di hari biasa. Menurut Munir Syahda Prabowo, VP Technology Relations and Special Project Smartfren Telecom, diprediksi akan ada penumpukan pemudik paling besar di Tegal dan Pekalongan, hal ini berdasarkan data trafik yang ada.

Untuk mengantisipasi hal tersebut, Smartfren melakukan serangkaian kegiatan mulai dari penambahan kapasitas jaringan secara temporer sebesar 25 persen di sepanjang jalur mudik, menyediakan 60 mobile BTS, dan menyiagakan tim engineer agar cepat menanggulangi kasus bila terjadi masalah.

“Kami memprediksi titik-titik yang padat akan keramaian, seperti daerah atau area publik, jalur transportasi darat, kota tujuan pemudik, bahkan titik exit tol. Kapasitas jaringan kami tingkatkan di lokasi-lokasi tersebut, untuk menjaga agar customer experience tetap terjaga, sekalipun terjadi lonjakan trafik,” kata Munir, dalam kesempatan yang sama.

Masih di sektor optimalisasi jaringan, perusahaan juga akan menyediakan investasi di sektor infrastruktur untuk membangun jaringan lebih baik.

Di tahun ini, operator yang kini fokus mengembangkan LTE Advance ini akan menyiapkan dana minimal Rp 1,5 triliun untuk meningkatkan kapasitas dan perluasan network di seluruh Jawa di mana ada potential population sehingga mereka bisa mendapatkan pengalaman streaming digital yang lebih baik lagi.